Diberdayakan oleh Blogger.
Seal - Gaia Online
RSS
Container Icon

Nyari Arwah

     Peringatan harlah yayasan. Seperti biasanya, butuh dana ratusan juta. Tiga ratus lima puluh juta, nominal yang..., cukup besar atau cukup sedikit?
     "Umi, aku mau es-em-es, Umi. Mau bilang papah buat bayar harlah."
     "Nanti ya, Nak, hape Umi masih dicharge." Serly manut.
     Per-anak diwajibkan menyumbang lima puluh ribu rupiah (sumbangan kok wajib? habis mau bagaimana lagi, demi mensuskseskan acara sendiri, dari mana kalau bukan dari kita sendiri? _•^ᴗ^•_). Dikumpulkan ke wali asuhnya masing-masing dan disetorkan ke lurah yayasan bila sudah terkumpul.
     Selain dari iuran murid-murid, panitia harlah bekerja sama dengan para alumni yayasan untuk menggalang dana dari sponsorship penggelaran stand di bazar, proposal sumbangan dari beberapa wali murid, sumbangan untuk mendoakan arwah, dan lain sebagainya.
     "Umi Ica, Niken mau titip uang. Kata mamah sehari dua puluh ribu, tapi Niken maunya sepuluh ribu aja. Nanti kalau Niken minta lebih buat sesuatu yang gak penting tolong cegah Niken ya, Umi," sambil menyerahkan sejumlah uang, "Oh iya Umi, itu lima puluh ribu buat bayar harlahnya juga, makasih Umi." Niken yang hemat. o (^‿^✿)o
     "Iya, Nak."
     Tema karnaval tahun ini "Kerajaan Islam Nusantara". Wah, tema yang cantik.
     Sabtu sore anak-anak pulang ke rumahnya masing-masing, khusus anak kelas dua SMP, tapi.
Saat daku memeriksa es-em-es, ternyata beberapa dari mereka pandai membuat novel. Pesannya panjang sekali, Nak. Eh, tapi pesannya si Khofifah singkat banget.
     "Ma pipa besok sore pulang jemput bisa gak?"
     "Emang ada apa, Pip?" balas mamanya Khofifah.
     "Disuruh nyari arwah."
     Loh, nyari arwah? Gimana? Ditangkep pake apa, tu arwah? Terus, nyarinya di Kuburan, gitu?
Mamanya Khofifah mudeng nggak, dapat es-em-es kayak gitu? Jangan-jangan nggak. Udah sekitar lima jam yang lalu, belum dapat balasan, tuh. Mbok yo dijelaske sing jelas, ngunu luh, Pipa....
Namanya juga anak-anak. Modelnya macam-macam. Baca pesan si Khofifah, gimana nggak langsung ngakak coba? Please deh, jawabannya itu loh, "nyari arwah". Bukan efek mistis, yang ada malah koplak.
✧٩(の❛ᴗ❛ の)۶
     Nyari arwah, sih nyari arwah, tapi yang dimaksud itu mencari nama-nama arwah untuk didoakan di tabligh akbar saat hari-H sekaligus memberikan sejumlah rupiah sebagai shadaqah untuk acara yayasan.
Sepertinya anak-anak sedang disibukkan untuk mencari arwah. Kalau begitu, selamat memburu arwah.

ヽ(^。^)ノ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar