Diberdayakan oleh Blogger.
Seal - Gaia Online
RSS
Container Icon

Teka-Teki Bunga Peony

Itu... Apa itu seperti kebetulan yang lalu? Sampai kapan kebetulan-kebetulan bermunculan? Sampai kapan kebetulan itu tidak bungkam? Sampai kapan, setidaknya kebetulan itu meninggalkan jejak yang dapat kupahami?

Kupikir tidak akan bertemu dengan kebetulan seperti itu lagi? Tapi, apa aku berpikir seperti itu? Apa yang kupikirkan? Apa yang kuterka? Entahlah.
Mengapa harus kebetulan? 

Rasanya ingin terbang, tapi tak punya sayap. Apa aku harus seperti burung kecil yang menyukai bunga Peony dan ingin terbang mencarinya yang telah tertiup angin? Apa burung kecil itu sebaiknya menemukan bunga Peony yang lain? Lalu, di mana bunga Peony yang lain itu? Apa aku terbang seperti itu?

 

Katanya, tidak ada yang namanya kebetulan, yang ada hanya keperluan. Lalu, kebetulan-kebetulan itu sebenarnya adalah keperluan? Keperluan apa, terhadap siapa?

Teka-teki yang belum terpecahkan. Apa itu misteri yang berakhir kebaikan atau apa, aku belum tahu. Aku belum dapat memastikannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ajisai


Akhir-akhir ini, hujan membasahi mereka di taman Kairaku dengan tetesan-tetesan keberkan-Nya.


Apa kau menyukai Ajisai-ajisai itu?
Warna apa yang paling kau suka?

Aku bertanya, terkadang tak yakin akan mendapatkan jawaban.
Aku menerka, sepertinya tidak jarang tidak meleset.


Ajisai yang beruntung.
Kau merewat mereka dengan baik.
Kau, teruslah melangkah sampai ke tepian Ajisai biru di sana.
Aku akan berada di belakangmu.

Bukan berarti tak mau berada di depan dan melihat lebih leluasa, semauku, tapi tempatku memang berada tak jauh di belakangmu.
Aku berada di belakangmu, entah kau menyadarinya atau tidak.
Entah kau mengetahuinya atau tidak.

Saat ini, aku di belakangmu.
Sampai waktunya tiba, kita dapat melihat satu sama lain.
Sampai waktunya tiba, kau menggandengku berjalan menyusuri Kairaku, merawat, dan menjaga Ajisai-ajisai itu bersama-sama. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apalah Daya

Iseng-iseng, iseng banget. Pesan pakaian online, eh, pendek. Udah ada keterangan ukurannya, tapi kayaknya bahannya cihuy. Apalah daya, tangan tak sanggup tidak memesannya. Ya sudah, pesan saja. Pesan! Haha, apalah daya. Nah, biar bisa dipakai kayak gamis, alternatifnya dipasang renda (tapi jatuhnya tetap cingkrang).

Tadda!


Bukan hanya itu, kurang kerjaannya lagi pas beli overall online, polos bingits, se-bingits-bingitsnya. Apalah daya, tangan yang gatal. Apalah daya, digaruk pakai jarum jahit, coblos benang, tempel renda & kancing batok. Ahh, renda tiada bosannya. Eh, ditambah small norigae (aksesoris hanbok yang biasanya ada rumbai kayak di ujung tasbih, itu) juga, loh.

Chacha!


Yups, begitulah perjalanannya. Apalah daya, oh apalah daya. See ya! 
(๑^っ^๑) (๑^ں^๑)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Apa yang Dilihat

Kau ingin mengatakan apa yang kau inginkan? Tapi ketakutanmu memenuhi ruangan sehingga kau mengurungkannya?
Mengapa seperti itu? Apa kau yakin? Bahkan ketakutan apakah itu kau masih ragu. Hanya diam, dan menyimpan apa yang kau bayangkan sendiri. Mereka terkunci, hanya kau yang dapat membuka pintunya. Hanya kau, benarkah?

Kunci... ya, kunci. Tapi, apa betul namanya kunci? Ah... sepertinya kau pun belum pernah melihat seperti apa kunci itu.

Setiap perjumpaan, pasti ada perpisahan. Biarkan waktu yang menjawab perpisahanmu dengan ketakutan-ketakutan itu. Tersenyum saja. Tebarkan aura keceriaan dari dalam diri, untuk sendiri, untuk mereka. Apa yang dirasakan seseorang, siapa tahu. Apa yang dilihatnya, itulah yang diketahui.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kakata

Kupu-kupu di pagi hari
Kumbang yang menerjang siang
Capung di kerumunan senja,
dan serangga-serangga malam yang memenuhi kelamnya langit dengan cahayanya yang kelip-kelip
Biarlah seperti itu, biarkan saja

Apa ini kerinduan?
Inikah rindu?
Tapi, kepada siapa?
Lalu ini apa?
Apa?


Karena tulisan-tulisan itulah dirinya dalam wujud kata-kata... 



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sepertinya

Sepertinya kalian sehati, hanya... belum mendapatkan hidayah untuk menyatukannya, saja.

Sepertinya kalian serasi, hanya... belum bersanding bersama, saja.

Sepertinya aku hanya membayangkan kalian saja, padahal aku pun belum tahu kalian siapa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS