Diberdayakan oleh Blogger.
Seal - Gaia Online
RSS
Container Icon

Bidadari

Senyum manis nan lugu, 
mengembang menghiasi padang rerumputan
Tak bersayap, 
tak pula bergaun layaknya peri

Sosok-sosok mungil, sedang, adapula yang tinggi besar
Penebar berbagai rasa, berbagai aura
Sumber air mata ini mengalir, suka maupun duka

Cukup menjengkelkan, terkadang
Tunggu, apa rasa itu pantas?
Tidak
Kilau kebahagiaan yang terpancar lebih terang
Dari mereka aku belajar, dari mereka aku berbagi

Terima kasih, duhai bidadari-bidadariku
Maafkan sosok yang belum mengerti sepenuhnya
Sepenuh jagat raya dan makna yang tersirat di dalamnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah di Tepi Danau

"Saat danau mulai kekeringan, tunggulah di tepi danau, dan awan mulai mendung."
Ia masih mengingatnya. Andai saja kau dapat membaca tulisan itu dengan baik, mungkin pipinya akan memerah. Andai saja kau tahu, seoye itu memang tak sengaja ia buat, tapi... bukan berarti maksud dari kesetiaannya muncul tak sengaja. Andai saja kau mengerti, bukan berarti kehidupannya hanya dipenuhi dengan pengandaian.
Kau tahu, sageuk itu belum dapat ia selesaikan. Belum. Karena ia masih menunggu di tepian danau, merawat kata yang akan ia tumpahkan dalam tulisannya kelak. Semoga takdir menunjukmu untuk melengkapi kisahnya, semoga kaulah pilihan terbaik-Nya, Wangja-nim.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS