Diberdayakan oleh Blogger.
Seal - Gaia Online
RSS
Container Icon

Sinar di antara Kegelapan

Aku mencoba untuk tak merasakan apapun lagi, tapi tak mungkin. Aku merasakannya. Benar-benar merasakan sesuatu sampai aku tak dapat menerjemahkannya. Akalku seolah belum dapat menjangkaunya. Yang ada aku berusaha untuk meniadakan, tak menghiraukan, dan berpura-pura tak tahu apa-apa. Apa itu disebut berlebihan? Apa... heshh, kalimat apa yang seharusnya aku katakan? 

Sinar menyala di antara kegelapan. Ruangan yang gelap, di hadapan sinar itu aku duduk sendiri. Memikirkan sesuatu, tapi apa yang sedang kupikirkan? Aishh. Entahlah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mantra


Touya, kau bilang tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Mizuki pun mengatakan, "Yang ada hanya keperluan." Bagaimana bisa aku mencerna kata-kata itu dengan baik? Bahkan julukan "tak peka" semakin menjadikanku ingin membuang segala yang ada, sehingga aku tak lagi merasakan apapun.

Apakah mantra "Aku akan baik-baik saja," masih dapat kupergunakan setelah kejadian itu?

Apakah sekarang aku benar-benar  terlebur di dunia 2 dimensi, sedangkan kau terus saja mengajakku memasuki 3 dimensimu? Lalu, apa itu 2,5 dimensi yang kau maksud? Bagaimana dengan Xia Min dan Zheng Max? Jawab aku, Li! Li Shaoran!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Salju Hatiku

Apa ia memulainya lagi?
Mengapa ia berhembus lagi?
Terulang lagi?
Lagi?

Dinginnya merayap tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
Tiada rasa, tapi salju itu menebar aroma makna
Relung tak berujung kembali berkelana
Mencari sesinggahan, menanti kehidupan

Putihnya laksana syahdu, mendayu
Hatiku tersipu, malu

Napas terdengar
Pipi yang memerah
Entah
seperti kata favorit saja
Entah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Meraih Langit


Tak ada bunga layu
Tak ada bunga bermekaran
Tak ada lagi

Kelu di antara awang-awang
Bahkan kicauan burung kini sumbang
Berujung seperti itu kah maumu?

Kenangan bukanlah kotak kosong
Ia melampaui musim-musim
meneteskan cahaya kehangatan
Cahaya mentari menembus embun di pagi hari
Kau berlari seorang diri di antara
pepohonan

Ke mana kau pergi demi meraih langit itu?
Angin pun tak mengatakan apa-apa
Meskipun kau melakukan hal yang kau inginkan
Apakah kau perlahan mulai melupakan semua itu?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lelangit Luas

Pandang lah lelangit luas, kerana ia tak pernah mendusta. Belajar dari air matanya yang  turun membasahi bumi, malam yang bercahaya kan rembulan, maupun mentari yang melambai memperkenalkan pesona lembayung dari kejauhan sana.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dear Blessed Family


°°•Sometimes family might not know, but knowing isn’t all that important, because what matters isn’t the head, but the heart that leads us to walk hand-in-hand. And that heart is family•°°

"Kadang, keluarga yang paling tidak sadar. Tapi apa pentingnya tahu? Pada akhirnya, apa yang membantumu mengatasi rintangan bukanlah otak. Tapi seseorang yang akan menggenggam tanganmu dan tidak akan melepaskanmu. Pada akhirnya itu adalah keluarga. Bahkan bagi pahlawan, pada akhirnya mereka akan kembali ke keluarga. Rumah yang membuatmu keluar dari rumah, dan luka akibat hidup. Dan meski lukamu disebabkan oleh keluarga, yang akan memegang tanganmu dan tetap di sisimu hingga akhir adalah keluarga."
~On serial of Reply 1988 Book 1~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dear An Awesome Hero

-Reply 1991-

"Ketika kami masih kecil, ada superman yang tinggal di rumah kami. Dia adalah seorang MacGyver yang dapat memperbaiki apapun.  Dia adalah 짱 (red-jjang : best, or bisa dibilang orang yang terkuat atau pemimpin kelompok) yang akan muncul di mana saja kami membutuhkannya dan menyelesaikan semua masalah. Dia adalah seorang pahlawan di antara pahlawan, yang tidak pernah menunjukkan kelemahannya. Bukan karena aku tidak mengetahuinya karena aku masih kecil, tetapi karena hal itu tidak pernah terungkap. Superman itu adalah manusia biasa juga."

"Kami tidak tahu sebanyak apa sesuatu yang kotor, cantik, menyedihkan, menakutkan atau kesulitan yang dilalui ayah di masa lalu. Dan aku sekarang mulai menyadari, tak peduli betapa kotornya, cantik, sedih, menakutkan atau sulitnya sesuatu itu, alasan kenapa dia menanggungnya, itu adalah karena dia mempunyai seseorang untuk dilindungi. Dia memiliki keluarga. Dia memiliki aku. Karena di dunia ini, dia harus hidup dengan panggilan 'ayah', bukan yang lain."
~ On serial "Reply 1988 book 13"

Pesan Papah, senggaknya punya satu hizib yang istiqomah dibaca, buat jaga-jaga, buat tameng. Walaupun manusia hidup bersama karena makhluk sosial, tapi sebenarnya ia hidup sendiri. Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yg mau melindungi? Bantuan mungkin ada, tapi ia tidak setiap saat mampir ke pintu rumah kita.

Kalau bicara Allah adalah Dzat pelindung, memang benar, benar sekali. Tapi manusia pun harus berusaha untuk melindungi kehidupannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kristal yang Pecah

Karena kesulitan mengatakannya, entah akan mengatakannya kepada siapa, ia menuliskannya.
Tulisan-tulisan yang dia sendiri tak mengerti mengapa ia menulisnya, dari mana ia dapat menuliskannya, atau ia mengerti betul akan alasan ia menulisnya. Semua itu tentang tulisan. Lalu, dapatkah tulisan-tulisan itu membantunya? Aku tak tahu pasti, yang jelas tulisan-tulisan itu meringankan sesuatu. Ya, seperti itu.

Angin mengembuskan kebisuan
Langit malam ini menarik garis keunguan
Burung hantu tak membuka matanya,
tapi ia memecahkan kristal kehampaan
Tapi ia bersamamu, kau tak sendiri lagi

Hey, mengapa burung hantu?
Tak apa, hanya menginginkannya saja.
Apa keinginan itu yang dibutuhkan?
Bisa "iya", bisa "tidak", tapi kebutuhan itu lebih kuat dari keinginan. Kaupun tahu itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS