Diberdayakan oleh Blogger.
Seal - Gaia Online
RSS
Container Icon

Tak Merasa Kehilangannya

"Masihkah kau mencintainya saat ia pergi? Masihkah kau menyayanginya saat ia tak kembali? Masihkah kau merindukannya saat ia tak berada di sisi?"

Kemudian kau menjawab: "Mengapa tidak? Aku tak merasa kehilangannya."

Takdir pohon bambu, atau seperti takdir benang merah?

Hanya menjalani takdirku saja, entah apapun, bagaimanapun. Atau mungkin jenis itu hanya imajinasiku? Sepertinya sekadar gambaran. Boleh jadi, lukisan seni kehidupan. 

Tak merasa kehilangan dengan apa yang tak berada di sisi. Apa yang dimiliki sebenarnya ialah milik-Nya yang dititipkan kepadaku, kepada kita.

Cinta, kasih sayang, dan kerinduan. Kau masih menyimpannya. Tiada kata "kehilangan", untuk apa yang sudah tak terjangkau oleh pandangan mata.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bukit-Bukit Harapan

Mengharapkan sesuatu dari makhluk, rasanya seperti patah hati. Ada rasa ingin, tapi takut yang lebih mendominasi. Trauma. Seperti itu, kah?  Entahlah.

Mengharapkan sesuatu dari-Nya, aku ingin. Aroma kepastian tercium sangat pekat. Inikah keyakinan? Namun aku malu. Dengan kondisi seperti ini, adakah harapan itu pantas untukku?

Lalu bagaimana? Apakah kau merasakan yang sama, adakah pikiranmu sejalan denganku, atau kemungkinan kesamaan yang lainnya. Aku belum tahu.

Harapan mestinya berupa keindahan, kesukaan, dan segala yang mengundang ketertarikan hati. Bila harapan terkabul, betapa senangnya hati ini. Bahagianya.

Aku ingin berharap. Aku akan berharap. Aku berharap, segalanya berjalan dengan baik dan semestinya.

Aku... Aku harus melakukan yang terbaik semampuku. Harapan bukanlah buah dari "cuma-cuma". Layakkah harapan terkabul tanpa melakukan apapun? Bukit-bukit harapan akan gersang bila tak ada tanaman yang menghiasinya. Ia tak akan menyenangkan bila aku dan kau tak membuatnya senang. Tentu tidak, kaupun tahu itu.

Apakah harapanmu saat ini? Adakah kita memiliki harapan yang sama? Atau mungkin harapanmu sama sekali tak terjangkau olehku? Hemhh, siapa tahu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Empat Tanggung Jawab Manusia

Jinsei wa okurimonodeari, jinsei wa yoriyoi ningen ni naru tame no tokken, kikai, sekinin o watashitachi ni ataete kuremasu.

人生は贈り物であり、人生はより良い人間になるための特権、機会、責任を私たちに与えてくれます

Hidup adalah sebuah pemberian, dan hidup memberikan kita keistimewaan, kesempatan, dan tanggungjawab untuk menjadi seseorang yang lebih baik.

Bicara soal tanggungjawab, Almaghfurlah Abah Masruri Abdul Mughni pernah menyampaikan dalam pengajian Tanbihul Ghafilin bahwa; manusia memiliki empat tanggung jawab. Pertama adalah pertanggungjawaban umur. Allah menganugerahkan umur, kita gunakan untuk apa saja? Apa yang telah diperbuat di setiap hembusan napas kita.

Kedua, pertanggungjawaban fisik. Allah swt. mengaruniai raga, dari ujung kepala hingga ujung kaki yang tidak lain memiliki manfaatnya masing-masing. Dari sekian banyak rutinitas, apakah anggota tubuh kita dioperasikan untuk hal-hal yang semestinya dan berfaedah?

Ketiga, pertanggung jawaban ilmu. Setelah belajar ke sana kemari, bagaimana implementasi dari ilmu yang telah kita dapatkan?

Keempat, pertanggung jawaban harta. Dari mana ia berasal dan dibelanjakan untuk apa saja?

Di hari kiamat kelak, manusia pasti dimintai keempat pertanggungjawaban tersebut.
Semoga kita senantiasa diberikan hidayah, rahmat, keridhaan-Nya, serta masuk ke dalam golongan orang-orang yang husnul khatimah. Allahumma amiin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kakata 27-05



Memperhatikan lamat-lamat objek di sana
Dia tidak sedang menantikan apapun
Hanya, mencoba mempertimbangkan sambil menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya


Diam bukan berarti senyap, ia hanya menyukai ketenagan
Tenang menjalani apa yang seharusnya ia jalani
Menata niat dengan setulus hati
Memastikan segalanya berjalan sebaik mungkin
Sebaik yang ia mampu


Pertemuan itu, biarlah terjadi suatu saat nanti 
Ia percaya, Dia akan memberikan yang terbaik, selama melakukan yang terbaik pula


#bnw #photography #photo #park #photoofday #nature #view #blackandwhite #いいね #自然 #きれい #インドネシア #소통 #예쁘다 #인스타그램 #소통해요

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Empty Seat



Menyusuri kembali jalan itu, mencari bidadari-bidadari kecilku yang tersesat di tengah keramaian.

Aku lelah, sebenarnya lelah.
Kursi itu masih kosong, maukah kau menemaniku beristirahat sejenak?


Kalau kau berkenan, jangan hanya sebentar, temani hingga kutemukan mereka kembali, lalu membesarkan mereka hingga tumbuh menjadi gadis-gadis jelita. Ya, jelita hati maupun rupanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pijar Psikologi

Teruntuk kita yang (mungkin) sedang bersandiwara menutupi perasaan rindu. Ingin menyayangi sekali lagi namun (seolah) tak bisa.

Teruntuk kita yang takut mencintai lagi, karena merasa gagal menjadikan ia seseorang yang senantiasa menemani hingga akhir hidup kita. Rasa takut ketika akan memulai kembali mencintai sebenarnya berasal dari rasa takut dalam diri yang belum sepenuhnya sembuh.
Namun, sampai kapankah kita terus-menerus takut mencintai?

"Sampai Kapan Kita Takut Mencintai?"

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kotak Besi

Hanya sedikit kesal, tapi tak apa
Sosok yang baru saja melemparkan kerikil
Iya, dia
Kuanggap kerikil tak pernah ada
Melupakannya, ya biarkan saja

Kotak besi akan membantuku
Ia membawaku jauh
Jauh, dan semakin jauh
Hingga aku melewati sebuah tempat
Penuh hikmat, sarat hikayat

Sejuk mengetuk kalbu yang panas
Molekul-molekul kedamaian bertebaran
Hamparan padang hijau bersenandung
Pepohonan menari,
melambaikan kenangan-kenangan manis

Kotak besi membawaku pergi
Kotak besi membuat pikiranku kembali
Kembali ke masa-masa bahagia
Bersama awan-awan di sana yang tersenyum ceria

Putih abu-abu kala itu
Syahdu mendayu,
berlapis alunan melodi-melodi ayu
Ah, aku rindu masa lalu

Kotak besi mengantarkanku ke jembatan itu
Di bawahnya sungai mengalir 
Gerombolan bebatuan tertawa riang
Bersama percikan-percikan air,
mereka lantunkan lagu-lagu suci

Kupejamkan mata
Sejuta kenangan indah ada di mana-mana
Bahagia

Kembali ke sana, kuinginkannya
Bolehkah kau menemaniku?
Iya, kau

Apa kau pernah singgah di sana sebelumnya?
Apakah kita saling mengenal?
Mungkinkah kita pernah tinggal di atap yang sama?


Bumiayu - Brebes, 12 Mei 2018

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perjalanan Kotak Besi


Ketika bunga mulai mekar,
kulihat dari kejauhan Mentari yang mulai terbenam 
Di balik kaca yang melesat, kusebut Asma-Nya 

Mentari, kali pertama aku menjumpaimu dengan rupa seperti itu
Jingga kemerahan, lingkaran penuh
Beberapa saat kemudian, engkau hampir terbenam
Terhalang pepohonan, kau benar-benar lenyap  

Kini malam merekah
Cahaya Rembulan menghiasi langit di sana 
Perjalanan masih panjang

Kotak besi membawaku, 
membawa kami menuju keridhaan-Mu
Lindungi kami, kuatkan kami
Duhai penguasa mayapada 

Probolinggo - Jombang, 10 Mei 2018


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS